Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

20 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·29 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  5. 5
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaPendidikanAce Hasan Sebut Pentingnya Peran Santri dalam Menjaga Perdamaian di Tahun Politik
Pendidikan

Ace Hasan Sebut Pentingnya Peran Santri dalam Menjaga Perdamaian di Tahun Politik

A
Admin Bimata
24 Oktober 20233 menit baca5 dilihat

BIMATA.ID, Jakarta – Komisi VIII DPR RI telah menilai bahwa tahun politik menjadi sangat penting, karena dapat memicu perdebatan di antara pendukung calon presiden yang bersaing dalam Pilpres 2024 yang akan datang. Menyambut momen Hari Santri Nasional yang diperingati pada tanggal 22 Oktober, Komisi VIII DPR mengajak para santri untuk menjadi agen perdamaian di tengah situasi politik yang penuh tantangan.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily, menyatakan, “Saya mengajak para santri untuk menjadi agen perdamaian di Pilpres 2024, sejalan dengan ikrar santri yang dibacakan dalam peringatan Hari Santri Nasional kemarin di Surabaya.” kata Ace kepada media, menekankan kesediaan santri untuk berjuang demi tanah air, persatuan nasional, dan perdamaian dunia Selasa (24/10).

Baca Juga : Layanan Kemanusiaa DPP Gerindra Gelar Pengobatan Gratis dan Syukuran HUT Prabowo

Baca Juga
Arfadia Office Signage
Bisnis

Peran Strategis Digital Agency Profesional dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital 2026

Nasional

Di Depan Ulama, Prabowo Sebut RI Bisa Keluar dari Board of Peace Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Ace menyoroti tema peringatan Hari Santri Nasional 2024, yaitu ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’. Tema ini mencerminkan semangat dan dedikasi santri sebagai pahlawan pendidikan dan perjuangan melawan kebodohan.

Menurut Ace, jihad dalam era sekarang tidak lagi hanya berkaitan dengan medan perang demi agama. Dalam konteks saat ini, jihad dapat diartikan sebagai usaha untuk menjadi penengah ketika terjadi konflik dan perpecahan dalam masyarakat, terutama di tengah situasi politik yang tegang.

“Santri diharapkan dapat menyebarkan semangat perdamaian, toleransi, dan moderasi beragama. Mereka juga dilatih untuk memiliki pemahaman agama yang mendalam, etika, serta nilai-nilai kejujuran dan kebijaksanaan,” ungkap Ace.

Ace juga menekankan peran santri sebagai pelopor dalam mempromosikan politik berkebangsaan. Tujuannya adalah untuk menjaga kedaulatan negara dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Santri seharusnya mampu mengajarkan politik berkebangsaan kepada masyarakat, semangat patriotisme mereka dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.

Meskipun setiap individu memiliki hak untuk mendukung calon pemimpin yang mereka yakini, santri diingatkan untuk selalu menekankan nilai toleransi dan menghindari perpecahan akibat perbedaan pandangan politik.

Ace menegaskan, “Para santri yang memiliki hak suara boleh memilih calon pemimpin yang mereka dukung, namun mereka harus menghindari campur tangan politik praktis dalam dunia pendidikan di pesantren maupun dalam masyarakat.”

Ace juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dengan berpegang pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama`ah sebagaimana ditekankan dalam ikrar santri.

Terlepas dari pesantren yang diizinkan menjadi lokasi kampanye menjelang Pemilu 2024, Ace menekankan perlunya menjaga netralitas institusi pendidikan dari politik praktis.

Komisi VIII DPR RI mengakui bahwa pemahaman tentang dunia politik diperlukan dalam lingkungan pendidikan, namun ini tidak boleh bermuara dalam politik praktis seperti kampanye.

Ace menekankan, “Kampanye politik tidak boleh mengganggu ketenangan santri dalam proses belajar mereka dan juga harus menjaga netralitas lingkungan pendidikan.”

Simak Juga : Perkuat Konsolidasi Partai, Prabowo Hadiri Rapimnas Gerindra di Dharmawangsa

Ace mengingatkan bahwa santri telah memainkan peran penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia, dengan banyak tokoh perjuangan yang berlatar belakang sebagai santri. Santri diingatkan untuk berkontribusi dengan menyebarkan ilmu demi kebaikan bersama dan kelangsungan negara.

Akhirnya, Ace berharap bahwa pendidikan di pesantren akan menjawab tantangan dalam memajukan negara. Santri memiliki potensi untuk menjadi pelopor kemajuan yang akan membantu Indonesia menjadi negara maju.

“Saya berharap santri terus berperan dalam pembangunan negeri karena mereka telah dididik menjadi individu yang menjaga marwah bangsa. Intinya adalah pendidikan. Dengan pendidikan yang berkualitas, negara kita dapat berkembang dengan baik,” pungkas Ace.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Arfadia Office Signage
Bisnis

Peran Strategis Digital Agency Profesional dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital 2026

Admin Bimata·sekitar 2 bulan yang lalu·7 mnt
Nasional

Di Depan Ulama, Prabowo Sebut RI Bisa Keluar dari Board of Peace Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Hassan Wirajuda Sebut Prabowo Petakan Navigasi Indonesia di Tengah Konflik: Itu Tidak Mudah

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·3 mnt
Nasional

Menlu Sugiono: Palestina Sudah Paham Peran Indonesia di Misi Perdamaian Gaza

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·1 mnt

Diperbarui: sekitar 2 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.