Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

20 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·29 hari yang lalu

  2. 2
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaPendidikanAkhirnya Resmi Jadi PPPK, Guru PAUD Honorer 56 Tahun di NTT Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Pendidikan

Akhirnya Resmi Jadi PPPK, Guru PAUD Honorer 56 Tahun di NTT Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo

A
Admin Bimata
30 November 20252 menit baca1 dilihat
Akhirnya Resmi Jadi PPPK, Guru PAUD Honorer 56 Tahun di NTT Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo
Akhirnya Resmi Jadi PPPK, Guru PAUD Honorer 56 Tahun di NTT Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo

BIMATA.ID, Soe – Asnat Nenabu (56), guru honorer di Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Sobana Fatilo, Amanatun Utara, Timor Tengah Selatan, NTT, telah resmi menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto.

“Saya minta terima kasih kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto yang dengan adanya video saya, Bapak tanggapi. Dan sampaikan salam saya, dari Mama Asnat kepada Bapak Presiden, Bapak Prabowo Subianto,” kata Asnat di halaman PAUD Sobana Fotilo, Kamis (27/11).

Asnat akhirnya masuk dalam daftar PPPK paruh waktu Kabupaten Timor Tengah Selatan setelah 36 tahun mengajar. Ia mulai mengajar sejak lulus SMA di SMP Kristen Puli, kemudian pindah ke SD Inpres Fotilo. Karena pihak sekolah mewajibkan semua guru bergelar sarjana, sementara ia tidak memiliki biaya untuk kuliah, Asnat memutuskan mengajar di PAUD hingga sekarang.

Baca Juga
Pendidikan

Guru PAUD di Sumsel: Sejak Ada MBG, Anak Lebih Semangat Belajar dan Makanan Bergizi Terjamin

Pendidikan

Sekolah Garuda Buka Lowongan 96 Guru, Pendaftaran Ditutup 16 Februari 2025

BACA JUGA: Prabowo Instruksikan Tim Natal Nasional Bantu Distribusi Bantuan ke Sumut, Masjid Tampung Pengungsi dari Semua Umat

Nama Asnat sempat viral di media sosial lantaran memohon kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib pegawai honorer seperti dirinya. Ia berharap sebelum pensiun di usia 60 tahun, ia dapat merasakan satu hari saja menerima gaji dari pemerintah. Selama 12 tahun mengajar di PAUD, ia mengaku hanya mendapatkan upah Rp200 ribu per bulan dari dana BOS.

Ia mengaku sangat bahagia setelah menerima kepastian dari Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Selatan bahwa ia kini resmi menjadi guru PPPK paruh waktu. Namun ia tetap berharap rekan-rekannya sesama guru honorer juga bisa segera diangkat menjadi PPPK.

“Saya juga mau, saya punya teman-teman juga kalau bisa mereka ikut merasakan berkat dari pemerintah. Karena saya punya teman-teman juga mengabdi untuk generasi umum muda ini,” harapnya.

Asnat menegaskan bahwa mengajar adalah panggilan hidupnya. Bahkan jika pun pemerintah tidak mengangkatnya menjadi PPPK, ia tetap akan mengajar.

BACA JUGA: Prabowo Gelar Atensi Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan di Hambalang

“Saya bilang begini, biar tidak diangkat pun saya akan tetap mengajar, sampai saya tidak bisa berjalan, baru saya berhenti. Artinya walaupun tidak diperhatikan pemerintah, saya tetap mengajar. Biar saya berbakti kepada manusia dan bangsa, buat anak-anak saya,” katanya.

“Biar sampai mata saya buta, sampai saya tidak bisa berjalan, baru saya berhenti. Karena saya cinta anak-anak. Saya cinta kampung saya,” tegasnya.

Sementara itu, dalam keterangan resminya, Bupati Timor Tengah Selatan Eduard Markus Liou memastikan pihaknya telah mengakomodasi permohonan Asnat untuk menjadi guru PPPK. Ia juga menegaskan akan memperjuangkan nasib guru-guru honorer lainnya secara bertahap.

“Menjawab pemberitaan di media sosial mengenai Ibu Asnat Nenabu, dapat kami sampaikan bahwa Ibu Asnat Nenabu telah terakomodir dalam PPPK paruh waktu,” ujar Eduard.

BACA JUGA: Anak Buah Prabowo Suarakan Kesejahteraan Guru Madrasah Swasta di DPR

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Pendidikan

Guru PAUD di Sumsel: Sejak Ada MBG, Anak Lebih Semangat Belajar dan Makanan Bergizi Terjamin

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·2 mnt
Pendidikan

Sekolah Garuda Buka Lowongan 96 Guru, Pendaftaran Ditutup 16 Februari 2025

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Pemerintah Gabungkan 15 BUMN Logistik Jadi Satu Entitas, Target Selesai dalam Sebulan ke Depan

Admin Bimata·sekitar 1 bulan yang lalu·1 mnt
Nasional

Perang Berkecamuk di Dunia, Prabowo: Sawit hingga Jagung Bisa Jadi Sumber Energi Nasional

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt

Diperbarui: sekitar 1 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.