Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

20 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·29 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaNasionalInilah Jembatan Gantung yang Selamatkan Anak-anak dari Arus Deras Sungai Cipalebuh Garut
Nasional

Inilah Jembatan Gantung yang Selamatkan Anak-anak dari Arus Deras Sungai Cipalebuh Garut

A
Admin Bimata
26 Januari 20262 menit baca2 dilihat

Garut – Di Desa Mandala Kasih, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, sungai bukan sekadar bentang alam. Bagi anak-anak sekolah di desa ini, aliran sungai justru kerap menjadi ancaman. Setiap pagi, sebelum jembatan gantung berdiri, mereka harus menyeberangi sungai demi bisa duduk di bangku sekolah.

Babinsa Desa Mandala Kasih, Serka Imat, masih mengingat betul pemandangan itu. Anak-anak berseragam sekolah menunggu air surut, atau nekat menyeberang di antara arus yang kerap berubah ganas.

“Kami agak miris waktu sebelum jembatan didirikan karena anak-anak sekolah harus menyeberang. Seperti yang dilihat, di bawah ada aliran sungai yang menjadi satu. Sungai Cikaso dan Sungai Cipalebuh lalu bermuara di Leuwi Niis, Desa Mandala Kasih, sehingga luapan air yang mengalir dari hulu ke hilir itu cukup besar,” kata Serka Imat saat ditemui di jembatan gantung Cipalebuh, Pameungpeuk, Garut, Jumat (23/1).

Pertemuan dua sungai tersebut membuat debit air di kawasan itu sulit diprediksi. Ketika hujan turun di wilayah hulu, arus di Mandala Kasih bisa mendadak membesar. Kondisi sungai yang perlahan mendangkal justru memperparah keadaan, karena volume air terus meningkat tanpa ruang tampung yang memadai.

Tak heran, jembatan di lokasi ini berkali-kali tumbang diterjang banjir. “Karena kapasitas air dan juga keadaan sungai yang sekarang sudah mulai mendangkal, sedangkan kapasitas air selalu bertambah. Itu yang menyebabkan kerusakan jembatan di masa yang sudah-sudah,” ujar Serka Imat.

Kini, jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Punaga Jolok RW 09 dan Kampung Baru RW 08 menjadi pembangunan keempat di lokasi tersebut. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 80 meter dan lebar 1,20 meter. Ukurannya mungkin sederhana, tetapi manfaatnya sangat menentukan kehidupan warga.

Pembangunan jembatan kali ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian. Pengalaman banjir, korosi akibat udara pantai, hingga kegagalan material pada jembatan sebelumnya menjadi pelajaran penting. Proses pengerjaan melibatkan TNI, relawan, serta warga dari dua kampung. Mereka bekerja sejak pagi hingga dini hari, berpacu dengan cuaca yang tak selalu bersahabat.

Bagi Serka Imat, pembangunan jembatan ini bukan sekadar tugas kedinasan. Ada rasa tanggung jawab sebagai pembina wilayah yang terbayar ketika jembatan akhirnya berdiri dan bisa digunakan masyarakat.

“Saya sebagai pembina Desa Mandala Kasih selalu berkoordinasi dengan pihak desa, terutama dengan Bapak Kepala Desa dan juga Muspika di Kecamatan Pameungpeuk. Alhamdulillah setiap yang kami rencanakan atau kami usulkan bisa terealisasi sehingga kami sangat merasa bangga,” tuturnya.

Kebanggaan itu, kata dia, bukan semata soal rampungnya proyek, melainkan tentang senyum warga yang kembali leluasa beraktivitas. “Bangga sekali karena hasil jerih payah dan juga tenaga yang kami keluarkan bisa terobati dengan adanya kebahagiaan yang diterima oleh warga masyarakat khususnya Desa Mandala Kasih, umumnya Kecamatan Pameungpeuk,” lanjutnya.

Kini, jembatan gantung tersebut kembali dipijak langkah-langkah kecil anak-anak menuju sekolah. Petani tak lagi harus menunggu air surut untuk pergi ke sawah. Nelayan pun lebih mudah menuju muara. Sebuah jembatan sederhana, tetapi menjadi penanda bahwa akses pendidikan dan keselamatan warga tak lagi dipertaruhkan oleh derasnya arus sungai.

Di Mandala Kasih, jembatan gantung ini bukan hanya penghubung dua kampung. Ia menjadi saksi bahwa kehadiran negara, melalui kerja bersama TNI dan masyarakat, mampu mengubah rasa miris menjadi harapan.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Artikel Lainnya di Nasional

Lihat semua
Polisi Bagikan Air Mineral dan Roti ke Massa Aksi Guru Honorer di DPR
Nasional

Polisi Bagikan Air Mineral dan Roti ke Massa Aksi Guru Honorer di DPR

Wahyu Widodo·sekitar 3 jam yang lalu
Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”
Nasional

Wakapolri Bedah Buku “Gamifikasi Kekerasan dalam Teror Modern di Era Digital”

Wahyu Widodo·sekitar 4 jam yang lalu
Nasional

Ungkap Sabu Jaringan Internasional, Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri ke Personel Ditresnarkoba

Admin Bimata·28 hari yang lalu·2 mnt
Nasional

Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

Admin Bimata·29 hari yang lalu·2 mnt·102

Diperbarui: sekitar 3 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.