Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

10 Juni 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  2. 2
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·2 bulan yang lalu

  3. 3
    Ungkap Sabu Jaringan Internasional, Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri ke Personel Ditresnarkoba

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  4. 4
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    8 Tips Memilih Service AC Jogja Sleman Bantul Terbaik

    Bisnis·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Prabowo59#Prabowo Subianto39#Sugiono12#Menlu10#Mbg8#Gerindra8#Bgn8#Ekonomi8#Pancasila5#Sekolah Rakyat5#SMPN 111 Jakarta5#Pemerintah5#Menteri Luar Negeri5#Prasetyo Hadi4#Gaza4#Wni4#Hari Lahir Pancasila3#Ekspor3
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaEkonomiKawendra: Gekrafs Mendorong Subsektor ke-18, Yakni Ekonomi Kreatif Berbasis Modifikasi Otomotif!
Ekonomi

Kawendra: Gekrafs Mendorong Subsektor ke-18, Yakni Ekonomi Kreatif Berbasis Modifikasi Otomotif!

A
Admin Bimata
01 November 20253 menit baca25 dilihat
Kawendra dalan Kegiatan Perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional/ Dok. Bimata
Bagikan

BIMATA.ID, Jawa Tengah— Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) terus memperluas ekosistem ekonomi kreatif Indonesia. Kali ini, Gekrafs mendorong lahirnya subsektor ke-18, yaitu Ekonomi Kreatif Berbasis Modifikasi Otomotif, sebuah gerakan baru yang mengakui kreativitas dan inovasi anak muda dalam dunia otomotif sebagai bagian dari industri ekonomi kreatif nasional.

Disampaikan oleh Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian dalam acara puncak Perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional di Kantor Gubernur Jawa Tengah yang dihadiri oleh pelaku ekonomi kreatif tanah air.

Hadir dalam perayaan tersebut Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, dan sejumlah tokoh lain seperti Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto, Walikota Solo, Respati Ardi, dan tuan rumah Hekrafnas 2025 Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ahmad Luthfi.

Baca Juga
Penerimaan Pajak Hingga Mei Tumbuh 22,1 Persen Jadi Rp834 T, Pemerintah: Bukti Perbaikan Ekonomi di Masyarakat
Ekonomi

Penerimaan Pajak Hingga Mei Tumbuh 22,1 Persen Jadi Rp834 T, Pemerintah: Bukti Perbaikan Ekonomi di Masyarakat

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Bidang Pangan hingga Energi
Ekonomi

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Bidang Pangan hingga Energi

BACA JUGA: Prabowo Ingin Kirim Mahasiswa Indonesia Belajar Kedokteran dan Dokter Gigi ke Selandia Baru

Kawendra menegaskan bahwa potensi modifikasi otomotif di Indonesia sangat besar dan sudah selayaknya mendapatkan ruang resmi dalam kerangka ekonomi kreatif.

“Modifikasi otomotif bukan sekadar hobi, tapi ekspresi seni, teknologi, dan inovasi yang menciptakan nilai ekonomi baru. Kita melihat banyak talenta muda Indonesia yang mampu mengubah kendaraan menjadi karya berkarakter dan bernilai tinggi,” ujar Kawendra.

Kawendra menambahkan, Gekrafs tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Ekonomi Kreatif, komunitas otomotif, serta pelaku industri aftermarket untuk menyusun peta jalan dan standar pengembangan subsektor ini. Tujuannya, agar talenta modifikasi tidak hanya tampil di ajang kontes, tetapi juga bisa membuka peluang usaha, lapangan kerja, dan ekspor produk kreatif otomotif Indonesia.

“Kita ingin dunia melihat Indonesia bukan hanya sebagai konsumen otomotif, tapi juga sebagai creative maker nation — bangsa yang menciptakan inovasi dan gaya dari tangannya sendiri,” tegas Kawendra.

Menurutnya, subsektor ekonomi kreatif berbasis modifikasi otomotif memiliki irisan kuat dengan berbagai bidang lain seperti desain produk, seni visual, teknologi digital, hingga industri pariwisata berbasis gaya hidup. Gekrafs berharap dorongan ini dapat memperkuat semangat kolaborasi lintas industri dan membuka ruang baru bagi para kreator muda.

“Anak muda kita luar biasa. Dengan kreativitas dan inovasi, mereka mampu menjadikan garasi sebagai studio, bengkel sebagai laboratorium ide. Gekrafs akan terus menjadi rumah besar bagi mereka semua,” tutup Kawendra.

BACA JUGA :APEC 2025: Prabowo Puji Suasana Positif, Dunia Butuh Ketenangan untuk Pulihkan Ekonomi

Tentang Hari Ekonomi Kreatif Nasional
Hari Ekonomi Kreatif Nasional diperingati setiap tabggal 24 Oktober, menjadi momentum untuk merayakan semangat inovasi dan kolaborasi para pelaku kreatif Indonesia. Hari ini menegaskan bahwa kreativitas adalah kekuatan baru ekonomi bangsa, yang melahirkan peluang usaha, lapangan kerja, dan kebanggaan nasional.

Tahun ini Gekrafs berkolaborasi dengan Bank BRI menghadirkan program “BRI x Gekrafs Belanja Kreatif Nasionql” yang bertujuan untuk menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal melalui dukungan terhadap pelaku usaha kreatif di seluruh Indonesia dengan target transaski Rp. 50 miliar di 20 wilayah Indonesia dalam rangkaian acara Oktober Kreasi, Bulan Ekonomi Kreatif.

BACA JUGA: Prabowo: Indonesia dan Selandia Baru Siap Perluas Kerja Sama Bidang Pendidikan hingga Kesehatan

Tentang Gekrafs
Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) adalah organisasi yang menaungi dan memperjuangkan sektor ekonomi kreatif di Indonesia. Didirikan oleh para pelaku industri kreatif l, Gekrafs berkomitmen untuk memperkuat ekosistem kreatif nasional, membuka peluang usaha, dan menciptakan lapangan kerja di seluruh penjuru Indonesia.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Penerimaan Pajak Hingga Mei Tumbuh 22,1 Persen Jadi Rp834 T, Pemerintah: Bukti Perbaikan Ekonomi di Masyarakat
Ekonomi

Penerimaan Pajak Hingga Mei Tumbuh 22,1 Persen Jadi Rp834 T, Pemerintah: Bukti Perbaikan Ekonomi di Masyarakat

Dwi Fatimah·sekitar 16 jam yang lalu
Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Bidang Pangan hingga Energi
Ekonomi

Jaga Stabilitas Ekonomi, Pemerintah Terus Dorong Program Bidang Pangan hingga Energi

Dwi Fatimah·sekitar 16 jam yang lalu
Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah-DPR Bahas Aturan Baru Ekspor Sumber Daya Alam
Ekonomi

Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah-DPR Bahas Aturan Baru Ekspor Sumber Daya Alam

Dwi Fatimah·sekitar 18 jam yang lalu
Program MBG Dongkrak Ekonomi Petani Sayur Cipanas, Bantu Modal hingga Penuhi Kebutuhan Keluarga
Ekonomi

Program MBG Dongkrak Ekonomi Petani Sayur Cipanas, Bantu Modal hingga Penuhi Kebutuhan Keluarga

Dwi Fatimah·7 hari yang lalu·125

Diperbarui: 4 hari yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.