Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

11 Juni 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  2. 2
    Ungkap Sabu Jaringan Internasional, Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri ke Personel Ditresnarkoba

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  3. 3
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·2 bulan yang lalu

  4. 4
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    8 Tips Memilih Service AC Jogja Sleman Bantul Terbaik

    Bisnis·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Prabowo71#Prabowo Subianto40#Sugiono12#Ekonomi11#Menlu10#Mbg9#Bgn8#Gerindra8#Sekolah Rakyat6#Bakom ri6#Pemerintah6#SMPN 111 Jakarta5#Menteri Luar Negeri5#Pancasila5#Gaza4#RSUD K.H. Muhammad Thohir Krui4#Wni4#Prasetyo Hadi4
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaEkonomiKDKMP Berpotensi Hemat Belanja Rumah Tangga hingga Rp33 Triliun per Tahun
Ekonomi

KDKMP Berpotensi Hemat Belanja Rumah Tangga hingga Rp33 Triliun per Tahun

D
Dwi Fatimah
11 Juni 20267 dilihatEd: Dwi Fatimah
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia

Bagikan

Jakarta, 10 Juni 2026 — Kehadiran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai menunjukkan dampak nyata bagi ekonomi keluarga Indonesia.

Melalui harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau, program ini diperkirakan mampu menghemat pengeluaran masyarakat hingga Rp33,02 triliun dalam setahun.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Republik Indonesia, Muhammad Qodari, mengatakan manfaat KDKMP bukan sekadar angka statistik, melainkan langsung dirasakan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)
Ekonomi

Tiap Gerai KDKMP Rekrut 17 Pekerja Lokal, Bisa Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja di Seluruh Indonesia

12.232 Gerai KDKMP Rampung Dibangun, Pemerintah Percepat Penguatan Ekonomi Desa
Nasional

12.232 Gerai KDKMP Rampung Dibangun, Pemerintah Percepat Penguatan Ekonomi Desa

“Bagi keluarga yang setiap hari menghitung pengeluaran dengan cermat, penghematan ini sangat berarti. Ini bukan sekadar kalkulasi di atas kertas, melainkan manfaat nyata yang sudah dirasakan masyarakat di lapangan,” ujar Qodari dalam konferensi pers Update Program Prioritas Pemerintah (PHTC) di Jakarta, Rabu (10/6).

Penghematan tersebut dihitung dari dua komoditas yang digunakan hampir setiap hari oleh masyarakat, yakni LPG 3 kilogram dan minyak goreng MinyaKita.

Saat ini, harga LPG 3 kilogram di pasaran berkisar Rp20.000 per tabung, sementara di KDKMP dijual sekitar Rp16.000. Adapun MinyaKita yang umumnya dijual Rp21.000 per liter, tersedia di koperasi dengan harga Rp15.700 per liter.

Berdasarkan data BPH Migas dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2025, rumah tangga dengan tiga hingga empat anggota keluarga rata-rata mengonsumsi empat tabung LPG dan empat liter minyak goreng setiap bulan. Sementara itu, hasil Pemutakhiran Pendataan Keluarga 2025 (PK-25) mencatat terdapat sekitar 74 juta keluarga di Indonesia.

Dengan mempertimbangkan jumlah keluarga, pola konsumsi, dan selisih harga yang ditawarkan KDKMP, total penghematan yang dapat dinikmati masyarakat diperkirakan mencapai Rp33,02 triliun per tahun.

Cerita Warga Manfaat KDKMP

Qodari kemudian menceritakan dampak yang dirasakan masyarakat dari selisih harga LPG dan MinyaKita tersebut. Cerita pertama datang dari Desa Sambeng Kulon, Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Qodari mengungkapkan, Ketua Pengurus KDKMP Sambeng Kulon, Supriyatno, mengaku bangga sekaligus bersyukur atas hadirnya koperasi di desanya.

Menurut Supriyatno, lanjut Qodari, keberadaan gedung KDKMP bukan sekadar fasilitas baru, melainkan menjadi kebanggaan seluruh warga desa. Ia menilai penghematan yang diperoleh masyarakat dari harga barang yang lebih murah memiliki arti besar bagi kehidupan sehari-hari.

Manfaat serupa juga dirasakan warga di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Qodari mengatakan seorang ibu rumah tangga di Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan, mengaku selama ini membeli MinyaKita seharga sekitar Rp21.000 per kemasan di warung dekat rumahnya.

Namun, setelah berbelanja di KDKMP Wilangan, ia mendapatkan produk yang sama dengan harga Rp15.700. Selisih Rp5.300 tersebut dinilai cukup membantu pengeluaran rumah tangga.

Tidak hanya konsumen rumah tangga, Qodari mengatakan pelaku usaha kecil juga merasakan dampak positif. Salah satunya pedagang nasi goreng di sekitar KDKMP Wilangan yang mengaku keuntungan usahanya meningkat sejak beralih membeli kebutuhan pokok di koperasi karena harga bahan baku lebih murah.

Sementara itu, di Klaten, Jawa Tengah, Ketua Pengurus KDKMP Sabranglor, Kecamatan Trucuk, Agus Susanto, melihat keberadaan KDKMP bukan hanya sebagai organisasi ekonomi, melainkan juga penggerak ekonomi desa karena perputaran uang yang terjadi di dalam koperasi akan kembali dinikmati masyarakat setempat.

Pada kesempatan yang sama, Qodari mengatakan penghematan beberapa ribu rupiah pada setiap pembelian dapat terakumulasi menjadi manfaat yang signifikan bagi jutaan keluarga, baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun meningkatkan daya beli masyarakat.

“Selisih harga ini bukan sekadar angka, ini stimulus ekonomi mikro yang nyata bagi jutaan keluarga desa,” pungkasnya.

Tag:#Bakom ri#KDKMP#Koperasi Desa Merah Putih#Muhammad Qodari
Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram

Berita Terkait

Lihat semua
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)
Ekonomi

Tiap Gerai KDKMP Rekrut 17 Pekerja Lokal, Bisa Serap 1,4 Juta Tenaga Kerja di Seluruh Indonesia

Dwi Fatimah·sekitar 3 jam yang lalu
12.232 Gerai KDKMP Rampung Dibangun, Pemerintah Percepat Penguatan Ekonomi Desa
Nasional

12.232 Gerai KDKMP Rampung Dibangun, Pemerintah Percepat Penguatan Ekonomi Desa

Dwi Fatimah·sekitar 4 jam yang lalu
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI
Nasional

Anggaran Perjalanan Dinas Hemat Rp 1,94 T Berkat Kebijakan Transformasi Budaya Kerja

Dwi Fatimah·sekitar 3 jam yang lalu
⁠⁠⁠Lindungi Pengrajin Tahu Tempe hingga Ibu Rumah Tangga, Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah
Bisnis

⁠⁠⁠Lindungi Pengrajin Tahu Tempe hingga Ibu Rumah Tangga, Pemerintah Jaga Stabilitas Rupiah

Dwi Fatimah·2 hari yang lalu

Diperbarui: sekitar 1 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.