Menlu Sugiono Pastikan Trauma Fisik WNI Usai Ditahan Israel akan Ditangani Lebih Lanjut

BIMATA.ID, Jakarta- Menteri Luar Negeri Sugiono memastikan kondisi sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 yang baru tiba di tanah air akan mendapat perhatian dan penanganan lebih lanjut lantaran mengalami trauma fisik usai ditahan oleh Israel.
Hal itu disampaikan Menlu Sugiono saat menjemput kepulangan sembilan WNI peserta Global Sumud Flotilla 2.0 di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (24/5).
“Beberapa rekan kita yang mengalami trauma fisik akan ditangani lebih lanjut,” ucap Menlu Sugiono.
Menlu Sugiono mengecam Israel atas tindakan terhadap relawan yang merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.
Dia menegaskan bahwa para peserta Global Sumud Flotilla adalah masyarakat sipil yang menjalankan misi kemanusiaan untuk membantu rakyat Palestina.
“Kami juga menyampaikan kecaman ini di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei yang lalu ini merupakan suatu tindakan yang tidak bisa diterima dan tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.
Menlu Sugiono mengatakan sembilan WNI tersebut tiba dengan selamat di Indonesia atas kerja sama dan koordinasi erat yang dilakukan Kementerian Luar Negeri secara intensif sejak menerima laporan pencegatan armada GSF oleh Israel.
Keberhasilan ini juga menegaskan bahwa pemerintah terus bekerja untuk memastikan keselamatan warga negara melalui langkah-langkah diplomasi dan koordinasi lintas negara.
Menlu Sugiono lalu mengucapkan selamat kepada saudara-saudara WNI yang kembali tiba di tanah air. Menlu mengucapkan selamat berkumpul kembali bersama keluarga.
“Selamat datang kembali selamat berkumpul dengan keluarga,” ucap Menlu Sugiono.
Menlu Sugiono juga mengucapkan terima kasih atas arahan yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. Ucapan terima kasih juga disampaikan untuk Komisi I DPR RI, Global Sumud Flotilla, Global Peace Convoy Indonesia dan semua pihak yang bekerja keras.
“Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah Turkiye, Jordan, dan Mesir yang juga telah membantu,” tuturnya.
Berita Terkait
Diperbarui: 10 menit yang lalu
Komentar (0)
Masuk untuk berkomentar.



