Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

20 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·29 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaNasionalMenlu Sugiono : Reformasi Hukum di Indonesia Demi Keseimbangan Ketertiban, Kebebasan, dan Kemakmuran
Nasional

Menlu Sugiono : Reformasi Hukum di Indonesia Demi Keseimbangan Ketertiban, Kebebasan, dan Kemakmuran

A
Admin Bimata
24 Februari 20261 menit baca5 dilihat

Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan, Indonesia telah melakukan reformasi hukum untuk memperkuat keseimbangan antara ketertiban, kebebasan dan kemakmuran untuk para warganya.

Hal tersebut dilakukan melalui pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Menlu Sugiono menyampaikan itu dalam High Level Segment ke-61 Dewan HAM PBB di Jenewa pada Senin (23/02/2026).

Baca Juga
Nasional

Uji B50 Sukses, Indonesia Makin Dekat dengan Swasembada Energi

Nasional

Indonesia Tuntut Investigasi Menyeluruh Penyerangan Prajurit Perdamaian di Lebanon

“Sejalan dengan itu Indonesia telah melakukan reformasi hukum melalui pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang baru. Reformasi ini tidak hanya menegaskan kedaulatan hukum kita, tetapi juga memperkuat keseimbangan antara ketertiban, kebebasan, dan kemakmuran,” ucapnya.

Indonesia, lanjutnya, saat ini tengah memperkuat upaya dalam mewujudkan keadilan sosial. Berbagai program dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Menlu Sugiono mengatakan, penghormatan terhadap hak asasi manusia dimulai dalam kehidupan sehari-hari ketika anak-anak dapat belajar tanpa kelaparan, keluarga memiliki akses terhadap layanan kesehatan, masyarakat merasa aman, serta setiap orang memiliki kesempatan untuk maju.

Hak-hak dasar tersebut diutamakan Indonesia di dalam negeri sebagai bentuk penerapan hak asasi manusia kepada warga negaranya.

“Perluasan akses terhadap pangan bergizi, layanan kesehatan, perumahan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi bukan sekadar persoalan perumusan kebijakan, melainkan perwujudan hak-hak dasar,” ucapnya.

Indonesia terus berkolaborasi secara konstruktif dengan lembaga-lembaga HAM yang ada dalam upaya memajukan dan melindungi hak asasi manusia kepada masyarakat.

“Indonesia terus bekerja sama secara erat dengan lembaga-lembaga HAM nasional, membangun kolaborasi yang konstruktif dalam upaya berkelanjutan untuk memajukan dan melindungi hak asasi manusia, sejalan dengan prioritas nasional dan norma internasional,” ucap Menlu Sugiono.

Menlu Sugiono turut mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Indonesia untuk menjadi Presiden Dewan HAM PBB tahun 2026. Dia menegaskan Indonesia akan berupaya mewujudkan kemajuan yang berarti dalam penegakan HAM.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Nasional

Uji B50 Sukses, Indonesia Makin Dekat dengan Swasembada Energi

Admin Bimata·sekitar 1 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Indonesia Tuntut Investigasi Menyeluruh Penyerangan Prajurit Perdamaian di Lebanon

Admin Bimata·sekitar 2 bulan yang lalu·1 mnt
Bisnis

Arfadia, Candi, RankV: Tiga Pilar Digital Agency Terbaik Pendorong Transformasi Bisnis di Indonesia

Admin Bimata·sekitar 2 bulan yang lalu·7 mnt
Bisnis

Dari Kebingungan Menuju Kejelasan: Kisah Transformasi Perusahaan Indonesia Bersama Konsultan KPI F Project

Admin Bimata·sekitar 2 bulan yang lalu·12 mnt

Diperbarui: 38 menit yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.