Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

20 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·29 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  5. 5
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaPendidikanPemulihan Pendidikan Tetap Prioritas, Pembersihan Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut
Pendidikan

Pemulihan Pendidikan Tetap Prioritas, Pembersihan Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut

A
Admin Bimata
30 Januari 20261 menit baca5 dilihat

Sumbar – Upaya pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana alam di wilayah Sumatra Barat terus dikebut pemerintah dengan TNI AD. Pada Kamis (29/1), prajurit TNI dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol membersihkan dan merevitalisasi sejumlah sekolah dan pesantren yang terdampak bencana.

Kegiatan tersebut meliputi berbagai pekerjaan fisik, mulai dari mengganti dinding yang rusak, mengganti pintu, mengecat bangunan, memperbaiki instalasi listrik, serta mengangkut pasir, tanah, dan batu sisa bencana. Selain itu, anggota TNI juga membersihkan pekarangan sekolah serta saluran air demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Salah satu lokasi yang menjadi fokus kegiatan pembersihan kali ini adalah SMP Negeri 1 Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Di sekolah ini, prajurit TNI bersama warga membersihkan sisa material pascabencana sekaligus memperbaiki kerusakan ringan sejumlah fasilitas sekolah.

Baca Juga
Pendidikan

454 Toilet dan 478 Sekolah Diperbaiki, Pemerintah Percepat Perbaikan Pendidikan di Daerah Transmigrasi

Nasional

Potret Before-After Pembersihan Rumah Terdampak Bencana, Tetap Dilakukan Selama Ramadan

Kegiatan serupa juga dilakukan di beberapa titik lainnya yaitu di SD Negeri 09 Bancah di Jorong Bancah, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam; dan Pondok Pesantren Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Paninggahan, Kabupaten Solok.

Di Pondok Pesantren MTI Paninggahan, anggota TNI fokus pada tahap akhir perbaikan bangunan yang terdampak banjir. Beberapa bagian pesantren yang rusak kini sudah bisa kembali difungsikan.

“Kami melaksanakan renovasi sekolah MTI Paninggahan yang terdampak bencana banjir yang lalu. Kegiatan kami adalah finishing pengecatan pagar dan tempat WC yang belum dicat. Kita dapat bantuan cat, kita laksanakan pengecatan hari ini sama kemarin,” ujar salah satu personel TNI yang membersihkan Ponpes MTI Paninggahan.

Harapannya, anak-anak bisa kembali ke sekolah seperti sedia kala. Revitalisasi fasilitas pendidikan memang jadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Siswa dan guru yang sekolahnya rusak berat sementara melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBMG) di tenda. Pembersihan dan perbaikan intensif terus dilakukan di sekolah-sekolah. Bertalian dengan itu, pemerintah menerapkan sejumlah skema untuk siswa dan guru yang bersifat adaptif dan fleksibel.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Pendidikan

454 Toilet dan 478 Sekolah Diperbaiki, Pemerintah Percepat Perbaikan Pendidikan di Daerah Transmigrasi

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Potret Before-After Pembersihan Rumah Terdampak Bencana, Tetap Dilakukan Selama Ramadan

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Pasien Jadi Prioritas, Masyarakat Tetap bisa Akses Layanan BPJS di Rumah Sakit Meski PBI Nonaktif

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·1 mnt
Nasional

Pembersihan Sekolah Dikebut, Jumlah Kelas Darurat di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Terus Menurun

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·1 mnt

Diperbarui: sekitar 5 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.