Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

21 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·30 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Ungkap Sabu Jaringan Internasional, Kapolda Metro Jaya Serahkan Pin Emas Kapolri ke Personel Ditresnarkoba

    Nasional·29 hari yang lalu

  5. 5
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  6. 6
    8 Tips Memilih Service AC Jogja Sleman Bantul Terbaik

    Bisnis·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Prabowo Subianto9#Prabowo9#Ekonomi3#BUMN2#Ekspor2#Hari Kebangkitan Nasional2#Makro1#Bank Negara1#Bunga Kredit1#Rakyat Miskin1#Himbara1#Menteri1#Birokrasi1#SDA1#Pasal 33 UUD 19451#Guru1#Indonesia1#Paripurna DPR RI1
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaPendidikanSekolah Rakyat Dari Kacamata Penjual Donat Keliling: Seragam, Buku, Hingga Sepatu, Semua Ditanggung Negara
Pendidikan

Sekolah Rakyat Dari Kacamata Penjual Donat Keliling: Seragam, Buku, Hingga Sepatu, Semua Ditanggung Negara

A
Admin Bimata
15 Juli 20252 menit baca5 dilihat
Bagikan

BIMATA.ID, Bogor — Bagi Adi Sumirat (46), penjual donat keliling di kampungnya, Sekolah Rakyat yang diwujudkan Presiden RI Prabowo Subianto bukan sekadar program pendidikan gratis. Sekolah ini adalah berkah nyata bagi keluarganya.

Dengan penghasilan harian yang tak pasti, antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu bersih dari berjualan kue donat, Adi mengaku berat jika harus menyekolahkan anaknya tanpa bantuan.

“Namanya jualan kadang-kadang nyampe keuntungan bersihnya itu kadang-kadang 60, kadang-kadang sampai 70 ribu,” ujar Adi saat ditemui di Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Inten Suweno Jl. SKB No. 3, Karadenan, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/7).

Baca Juga
Nasional

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Nasional

Mimpi Prabowo: Semua Rakyat Indonesia Makan Cukup, Sehat, Anak Sekolah Baik, Penghasilan Cukup

BACA JUGA: Sugiono: SMA Taruna Nusantara Digagas Prabowo Lewat Makalah Saat Berpangkat Mayor

Ketika pertama kali mendengar nama “Sekolah Rakyat”, ia mengaku belum begitu paham. Namun segalanya berubah ketika ada perwakilan pemerintah datang langsung ke rumah.

“Pas itu ada yang dari Kemensos datang ke rumah, ngejelasin bahwa Sekolah Rakyat gini, gini, gini. Katanya putri saya itu masuk calon ke Sekolah Rakyat. Terus saya gini aja, ya terserah anaknya. Kalau misalkan dia bersedia, silakan,” kenangnya.

Pak Adi mengaku makin yakin ketika diberi pemahaman bahwa seluruh kebutuhan anak, mulai dari sepatu, seragam, buku pelajaran, hingga makan, ditanggung oleh negara.

“Sampai dari pendamping kirim WA bawa minta nomor sepatu, seragam, semuanya. Segala buku semua ditangguh katanya. Pokoknya makan gratis. Pokoknya fokus belajar gitu. Alhamdulillah, kata saya. Makanya terharu juga,” tuturnya.

BACA JUGA: Sugiono: SMA Taruna Nusantara Digagas Prabowo Lewat Makalah Saat Berpangkat Mayor

Sebelumnya, anak pertamanya sempat berhenti sekolah dan hanya bisa menempuh pendidikan lewat paket. Kini, ia bersyukur anak keduanya, Asya, bisa menikmati pendidikan formal seperti anak-anak lainnya.

“Jadi memang ngerasa beruntung dah gitu. Mudah-mudahan dia di sini betah,” tambahnya.

Adi mengatakan sang istri juga menyambut positif program ini, terutama karena melihat langsung fasilitas yang lengkap dan suasana yang mendukung semangat belajar anak.

“Lihat fasilitasnya, alhamdulillah gitu ya. Semuanya lengkap gitu. Lebih ini lagi ya, yang penting anak kitanya tekannya bulat. Pengen belajar, pengen maju. Yang penting gitu.”ucapnya.

BACA JUGA: Momen Kehangatan di Bastille Day, Prabowo Disalami Macron, Jadi Tamu Kehormatan Istimewa

Ia juga menaruh harapan besar agar Sekolah Rakyat terus dikembangkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Semoga bertambah, berkembang. Bisa sampai jenjang dari SD. Ini kan sekarang SMP ya. Terus katanya SMU-nya juga ada, sudah ada. Terus berkembang.”Ucapnya.

Tak lupa, Adi menyampaikan pesan penuh syukur kepada Prabowo atas kebijakan yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat bawah.

“Terima kasih untuk Bapak Presiden atas didirikannya Sekolah Rakyat. Sangat membantu sekali kepada keluarga-keluarga seperti kami yang berpenghasilan rendah. Minimal, hanya untuk bisa makan saja, alhamdulillah. Mudah-mudahan ke depannya selalu sukses. Terima kasih, Pak.”Pungkasnya.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Rampungkan Negosiasi CEPA Eropa, Produk Indonesia Siap Banjiri Eropa

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Nasional

Sekolah Rakyat Diperluas, Budiman: Investasi Masa Depan untuk Putus Rantai Kemiskinan

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Mimpi Prabowo: Semua Rakyat Indonesia Makan Cukup, Sehat, Anak Sekolah Baik, Penghasilan Cukup

Admin Bimata·4 bulan yang lalu·1 mnt
Pendidikan

454 Toilet dan 478 Sekolah Diperbaiki, Pemerintah Percepat Perbaikan Pendidikan di Daerah Transmigrasi

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt
Pendidikan

Revitalisasi Sekolah Terus Berjalan, SMAN 1 Bojonegoro Kini Punya UKS yang Nyaman

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt

Diperbarui: sekitar 21 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.