Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

20 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·29 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaPolitikSudaryono Lepas Ekspor Perdana Rempah ke Tiongkok: Indonesia Bangkitkan Kejayaan Nusantara
Politik

Sudaryono Lepas Ekspor Perdana Rempah ke Tiongkok: Indonesia Bangkitkan Kejayaan Nusantara

A
Admin Bimata
22 Juli 20252 menit baca1 dilihat

BIMATA.ID, Temanggung — Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono secara resmi melepas pengiriman perdana rempah-rempah ke Tiongkok yang dilakukan oleh Koperasi Merah Putih Desa Bengkal, Kabupaten Temanggung, pada Minggu (20/7). Ekspor ini dinilai menjadi momentum penting dalam penguatan posisi Indonesia di pasar global untuk komoditas unggulan rempah.

Sudaryono menegaskan bahwa rempah-rempah merupakan komoditas khas Indonesia yang memiliki sejarah panjang sebagai magnet dunia. “Intinya kan rempah-rempah itu memang hanya kita yang bisa produksi karena itu dari dahulu kita selalu bilang Belanda datang ke Indonesia untuk mencari rempah-rempah,” ujarnya menggarisbawahi potensi strategis nasional.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan 80.081 Koperasi Merah Putih, Warga Klaten Sambut Penuh Harapan

Baca Juga
Politik

Diplomasi Kuda Api Indonesia-Tiongkok di Imlek Festival 2577

Nasional

Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

Meski permintaan ekspor cukup tinggi, Sudaryono mengungkapkan tantangan utama justru berada pada pasokan. Ia menyebut kasus yang dihadapi Koperasi Merah Putih Bengkal menjadi cerminan persoalan yang juga dialami eksportir lainnya. “Kalau suplai tidak ada, menjadi tugas Kementerian Pertanian bagaimana caranya menanam rempah-rempah,” ucapnya.

Kementerian Pertanian, lanjut Sudaryono, telah menyiapkan berbagai dukungan baik dari sisi prasarana, sarana produksi, hingga logistik untuk memperkuat kapasitas ekspor. Ia mengajak semua pihak — mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, hingga masyarakat — untuk terlibat aktif meningkatkan produksi dan daya saing rempah Indonesia.

“Perlu komitmen bersama seluruh stakeholder perkebunan, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat, untuk memperkuat ekspor perkebunan,” tandasnya.

Ketua Koperasi Merah Putih Bengkal, Pracoyo, menjelaskan bahwa komoditas yang diekspor ke Provinsi Sanshan dan Foshan City, Tiongkok, terdiri dari 28 ton pala dan 26 ton kapulaga, dengan nilai transaksi mencapai Rp5 miliar. “Kami kirimkan melalui pelabuhan Tanjung Emas, Semarang,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa komoditas lain juga tengah dipersiapkan untuk gelombang ekspor berikutnya, di antaranya cabe jawa, merica, dan cengkeh, yang juga memiliki permintaan tinggi dari pasar luar negeri.

Sementara itu, Idha Widi Arsanti dari Pusat Pendidikan Pertanian BPPSDMP menyatakan bahwa para penyuluh terus mendampingi petani dalam budidaya tanaman ekspor. “Kami dampingi petani termasuk di Jawa Tengah, sesuai dengan potensi daerah,” katanya, menekankan pentingnya pembinaan berbasis wilayah.

Simak Juga: Presiden Prabowo: Koperasi Desa Merah Putih untuk Basmi Tengkulak dan Rentenir

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Politik

Diplomasi Kuda Api Indonesia-Tiongkok di Imlek Festival 2577

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

Admin Bimata·sekitar 1 bulan yang lalu·1 mnt
Ekonomi

Ramadan Fest Wanita Tani Indonesia Dibuka Wamentan Sudaryono, Hadirkan UMKM hingga Pengobatan Gratis

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·2 mnt
Internasional

Indonesia Sukses Amankan Tarif 0 Persen bagi Ekspor Tekstil ke AS, 4 Juta Lapangan Kerja Terima Manfaat

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·1 mnt

Diperbarui: sekitar 2 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.