Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

20 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·29 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaPendidikanKemenag Pekalongan Implementasikan Pendidikan Ramah untuk Anak di Ponpes
Pendidikan

Kemenag Pekalongan Implementasikan Pendidikan Ramah untuk Anak di Ponpes

A
Admin Bimata
17 Oktober 20231 menit baca2 dilihat

BIMATA.ID, Pekalongan – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan Jawa Tengah (Jateng) mengajak sekolah mengimplementasikan pendidikan ramah anak di pondok pesantren (ponpes) dan madrasah sebagai upaya mencegah tindak kekerasan pada santri atau siswa di lingkungan pendidikan.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pekalongan, Kasiman Mahmud Desky mengatakan, bahwa program pendidikan ramah anak ini sebagai cara untuk memberikan rasa aman, nyaman, terbebas dari rasa takut, intimidasi, kekerasan seksual, dan perundungan saat mereka belajar di sekolah maupun ponpes.

“Kami mempercepat surat edaran terkait perlindungan hukum terhadap anak pada masing-masing madrasah dan ponpes. Selain itu, kami juga akan memberikan edukasi supaya madrasah dan ponpes ini segera membentuk tim penanggulangan kekerasan anak dan mendorong mendeklarasikan sekolah ramah anak,” katanya di Pekalongan pada Senin (16/10/2023).

Baca Juga
Pendidikan

454 Toilet dan 478 Sekolah Diperbaiki, Pemerintah Percepat Perbaikan Pendidikan di Daerah Transmigrasi

Pendidikan

Guru PAUD di Sumsel: Sejak Ada MBG, Anak Lebih Semangat Belajar dan Makanan Bergizi Terjamin

Baca juga: Gerindra: Cawapres Prabowo Diumumkan Senin atau Selasa

Mahmud Desky yang didampingi Kepala Seksi Pendidikan Jaelani mengatakan, upaya terkait pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan memang harus dilakukan secara komprehensif oleh seluruh warga madrasah baik itu kepala madrasah, tenaga pendidik, tenaga non pendidik, murid, wali murid, serta lingkungan sekitar sekolah.

Diketahui, pada saat ini, ada enam madrasah yang sudah mendeklarasikan sebagai sekolah ramah anak, yaitu Madrasah Salafiyah Islam 17 Pabean, MTs Hifal, Madrasah Aliyah Hifal, Madrasah Aliyah Syafi’i, serta Madrasah Aliyah Negeri 1 dan 2.

Kemudian pihaknya dalam waktu dekat mendorong supaya madrasah lainnya segera mendeklarasikan sekolah ramah anak dan membentuk gugus tugas sekolah ramah anak.

Lihat juga: Projo Dukung Prabowo Capres, Gerindra: Penyemangat Kami

“Kami berharap semua warga sekolah atau madrasah dapat ikut berperan, bertanggung jawab, dan berkontribusi sehingga tumbuh kepercayaan masyarakat bahwa madrasah mampu menjamin keamanan siswa ketika pembelajaran,” katanya.

Ia juga menambahkan setelah sekolah ramah anak terwujud, implementasi dan regulasi terus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya karena bukan hal mustahil ketika berikhtiar semua madrasah menjadi sekolah yang ramah anak.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Pendidikan

454 Toilet dan 478 Sekolah Diperbaiki, Pemerintah Percepat Perbaikan Pendidikan di Daerah Transmigrasi

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt
Pendidikan

Guru PAUD di Sumsel: Sejak Ada MBG, Anak Lebih Semangat Belajar dan Makanan Bergizi Terjamin

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·2 mnt
Pendidikan

Pemulihan Pendidikan Tetap Prioritas, Pembersihan Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut

Admin Bimata·4 bulan yang lalu·1 mnt
Pendidikan

Legislator Gerindra Salurkan PIP di Blitar, Perkuat Akses Pendidikan Siswa Madrasah

Admin Bimata·4 bulan yang lalu·2 mnt

Diperbarui: sekitar 2 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.