Bimata

Berita Terpercaya Indonesia

21 Mei 2026

Beranda
Nasional
Internasional
Ekonomi
Olahraga
Teknologi
Hiburan
Gaya Hidup
Opini Publik
✍ Kirim Tulisan

Trending

  1. 1
    Semangat Hari Kartini, Polwan Polda Metro Jaya Hadir Lewat Edukasi dan Bakti Sosial

    Nasional·30 hari yang lalu

  2. 2
    Polda Metro Jaya Bongkar Elpiji Subsidi Oplosan, Senilai Hingga Rp 2 Milyar

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  3. 3
    Komisi V DPR Apresiasi Kenaikan Biaya Tiket Haji Ditanggung Pemerintah

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

  4. 4
    Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

    Nasional·sekitar 2 bulan yang lalu

  5. 5
    Di Pelabuhan Merak, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Personel Jelang Idul Fitri

    Nasional·2 bulan yang lalu

  6. 6
    Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025

    Nasional·sekitar 1 bulan yang lalu

Lihat semua trending →

Topik Populer

#Indonesia0#Olahraga0#Pemerintah0#Lingkungan0#Politik0#Hiburan0#Teknologi0#Ekonomi0#Internasional0#Kesehatan0
Bimata

Berita Terpercaya Indonesia. Portal berita digital terpercaya — aktual, berimbang, mendalam.

FacebookInstagramTwitter / X

Kategori

  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Teknologi
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Opini Publik

Perusahaan

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Newsletter

Berita pilihan langsung ke inbox Anda setiap pagi.

© 2026 Bimata — Berita Terpercaya Indonesia. Seluruh hak cipta dilindungi.

RSSAtom
BerandaEkonomiDapur MBG di Sukoharjo Beri Ruang dan Harapan bagi Pekerja Penyandang Disabilitas
Ekonomi

Dapur MBG di Sukoharjo Beri Ruang dan Harapan bagi Pekerja Penyandang Disabilitas

A
Admin Bimata
24 Februari 20262 menit baca6 dilihat

Sukoharjo – Tubuhnya mungil, langkahnya tak selalu mudah. Namun semangat Latifah Kurniawati (26) jauh lebih besar daripada keterbatasan fisik yang ia miliki. Di usia yang masih muda, ia sudah memikul tanggung jawab membantu ibunya memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebelum bekerja di SPPG Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, Latifah berjualan makanan secara online dari rumah. Ia menjajakan cilok dan jajanan lain dengan sistem pre-order. Penghasilannya tidak menentu, bergantung pada pesanan yang masuk setiap hari.

“Sistemnya PO, jadi sehari ada yang beli, sehari enggak. Kadang bisa 150,” kata Latifah saat ditemui di rumahnya yang tak jauh dari dapur MBG Polokarto, Senin (23/2).

Baca Juga
Ekonomi

Usai Terkena PHK, Mantan Pekerja Pabrik Tekstil Ini Temukan Harapan Baru di Dapur MBG

Ekonomi

Dapur MBG Ciptakan Rantai Ekonomi Lokal di NTT: IRT Dapat Kerja, Panen Petani Terserap

Penghasilan yang tak pasti itu membuatnya terus berharap pada pekerjaan yang lebih stabil. Kesempatan datang ketika SPPG di dekat tempat tinggalnya membuka lowongan kerja. Awalnya sang ibu yang mendaftar. Namun karena usia tidak memenuhi syarat, Latifah menggantikan.

“Alhamdulillah diterima. Awalnya diwawancara, saya menjawab apa adanya, ya Alhamdulillah diterima,” kenangnya.

Latifah kemudian diterima sebagai petugas kebersihan di SPPG Polokarto. Baginya, pekerjaan ini bukan sekadar sumber penghasilan, melainkan juga ruang untuk tumbuh dan membangun rasa percaya diri.

“Alhamdulillah senang banget bisa kerja di SPPG Polo Karta ini, karena tempatnya dekat, teman-temannya juga baik-baik,” tuturnya.

Latifah adalah anak ketiga dari tiga bersaudara. Ayahnya meninggal dunia saat ia masih duduk di bangku TK. Dua kakaknya kini merantau—satu di Sumatera dan satu di Sulawesi—sementara ia tinggal bersama ibunya.

Dari gaji yang diterimanya setiap bulan, Latifah kini dapat membantu kebutuhan makan sehari-hari di rumah. Ia pun merasakan kebahagiaan sederhana yang dulu terasa jauh dari jangkauannya.

“Alhamdulillah selama kerja di SPPG Polokarta ini, saya bisa membeli sepeda listrik impian saya ini dan bisa membantu ekonomi keluarga,” katanya.

Sepeda listrik itu bukan sekadar alat transportasi, tetapi simbol kemandirian dan hasil dari kerja kerasnya sendiri. Di lingkungan kerja yang suportif, Latifah juga menemukan ruang bersosialisasi dan rasa kebersamaan.

Di akhir perbincangan, ia menyampaikan harapan agar program ini terus berjalan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

“Semoga program ini bisa berjalan terus sampai tidak ada batas waktunya. Semoga ini bisa bermanfaat untuk semua warga Indonesia ini. Terima kasih untuk Pak Prabowo, saya sangat senang bekerja di sini, di SPPG ini. Semoga program ini berjalan terus,” harapnya.

Kisah Latifah menjadi bukti bahwa dapur MBG di Sukoharjo bukan hanya menghadirkan layanan gizi bagi masyarakat, tetapi juga membuka ruang kesempatan kerja yang inklusif, memberi harapan baru bagi mereka yang kerap dipandang memiliki keterbatasan.

Bagikan:WhatsAppXFacebookTelegram
A

Admin Bimata

Penulis

Pemimpin redaksi portal berita Bimata.

Lihat semua artikel

Berita Terkait

Lihat semua
Ekonomi

Usai Terkena PHK, Mantan Pekerja Pabrik Tekstil Ini Temukan Harapan Baru di Dapur MBG

Admin Bimata·2 bulan yang lalu·2 mnt
Ekonomi

Dapur MBG Ciptakan Rantai Ekonomi Lokal di NTT: IRT Dapat Kerja, Panen Petani Terserap

Admin Bimata·3 bulan yang lalu·2 mnt
Kemenaker RI
Nasional

Swasta Diimbau Ikut WFH 1 Hari Seminggu, Pemerintah: Gaji hingga Jatah Cuti Pekerja Tak Dikurangi

Admin Bimata·sekitar 2 bulan yang lalu·2 mnt
Nasional

Komisi III DPR RI Beri Penghargaan ke Kapolres Metro Bekasi, Ini Penjelasannya

Admin Bimata·sekitar 2 bulan yang lalu·1 mnt

Diperbarui: sekitar 5 jam yang lalu

Komentar (0)

Masuk untuk berkomentar.